5/15/12

Happy Children Raise Happy Nation


“The true measure of a nation’s standing is how well it attends to its children – their health and safety, their material security, their education and socialization, and their sense of being loved, valued, and included in the families and societies into which they are born.” [1]


4/15/12

Melancong Ke Dieng


Suatu hari saya menuliskan dalam twitter bahwa saya ingin melakukan perjalanan tanpa rencana dalam rangka “Hidup Sehidupnya”. Dan misi tersebut terlampaui beberapa hari yang lalu ketika saya ke Dieng.
Berawal dari ajakan tetangga yang ingin pergi ke Dieng, saya yang belum pernah langsung ‘hooh’ saja menanggapi ajakannya. Sama-sama buta tentang Dieng, kami hanya merencanakan akan berangkat Sabtu jam pagi dari Terminal Mangkang, Semarang. Saya pun hanya browsing sedikit mengenai objek wisata yang ada di sana, tapi tidak detil. Saya akan mengunjungi tempat yang bisa saya kunjungi di perjalanan.

4/3/12

Been There Done That Got The T-shirt


Jika kalian mengira postingan kali saya akan mengajarkan tips dan trik jitu mendapatkan kaos gratis, kalian keliru. Awalnya saya begitu sih sewaktu membaca judul dari review kak Titiw di blognya. Rupanya Been There Done That Got The T-shirt (B.T.D.T.G.T.T) adalah ungkapan untuk seseorang yang mau melakukan apa saja dalam menjalani hidup ini sampai-sampai diabadikan dalam kaosnya. Karena terpikat oleh jaminan tips dan trik untuk ‘gila’, saya beli buku ini. Sekalian mempergunakan kesempatan diskon 25% yang diberikan Gramedia dalam rangka ulang tahun ke-38 nya.

Candle of Hopes: Earth Hour Semarang


Sabtu, 31 maret 2012 adalah puncak dari perayaan Earth Hour tahun ini. Earth Hour adalah gerakan global untuk melindungi bumi yang disimbolkan dengan mematikan lampu selama satu jam. Sebanyak 5251 kota di 153 ikut berpartisi pada Earth Hour 2011. Dikabarkan, jumlah tersebut meningkat tahun ini. Termasuk diantaranya Perancis, Libya dan Aljazair.

3/6/12

Makan Bandeng Suka-Suka


Beberapa waktu lalu teman saya, Galih, mengajak saya makan di Waroeng Bandeng Juwana yang hampir 90% menunya berbahan dasar bandeng. Letak rumah makan tersebut  ada di lantai dua Pusat oleh-oleh Bandeng Juwana yang berada di Jalan Pandanaran yang juga sering masuk televisi itu. Saya sendiri baru tahu kalo di sana ada rumah makan. Dan ternyata bukan hanya saya yang tidak tahu. Rata-rata teman saya juga tidak tahu kalo di sana ada tempat makan dengan menu bandeng yang enak-enak. Demi kesejahteraan perut manusia, Galih meminta saya menyebarkan ajarannya.