10/10/12

Oom Beno Wicaksonooooo


Akhirnya tergoda juga untuk nulis tentang om dokter yang bulunya kayak gorilla, galak tapi ganteng dan beristri. Eeh, tunggu dulu! Jangan bilang saya keganjenan dan suka rebut suami orang ya! Om-om yang mau saya tulis di sini itu om-om yang ada di novelnya Ika Natassa: Divortiare dan Twivortiare.
gambar dari metropop-lover

Apa? Enggak tauuuu? Mmmmm, yaudah lanjut bersihin kloset sana! :))))))))

7/19/12

Ramadhan

Waktu berlari sangat cepat. Tau-tau sudah ramadhan lagi. Puasa lagi, tarawih lagi. Dan lagi-lagi, hari untuk mengawali puasa pun berbeda-beda. Ada yang mulai hari ini, juga esok hari. Semua punya dasar sendiri-sendiri, jadi biarlah berbeda. Yang penting semua bisa beribadah dengan baik. Meraih kebaikan sebanyak-banyaknya.
getty images

Oya, di bulan ramadhan ini, bagi yang ingin mendapatkan pengalaman berbeda bisa mengikuti project #MagicalRamadhan yang digagas oleh @kikisuriki dan @Dear_Connie. Apa itu #MagicalRamadhan? Teman-teman bisa mengetahui lebih jelasnya di sini. Selamat menunaikan ibadah puasa^^

6/12/12

Menunggu Lampu Hijau


Bagaimana jika kita bertemu di depan Jam Gadang, jam 9 pagi?

Akhirnya, setelah berpuluh-puluh missed called dariku, kau membalasnya lewat pesan singkat. Dengan segera aku pun membalas pesan yang kau kirimkan.

Baik. Kita bertemu di depan Jam Gadang. Jam 9 pagi.

Layaknya meng-copy dari pesanmu, kukirimkan kembali balasan pesanmu. Dan setelah jeda agak lama, kau pun mengirim pesan sekali lagi.

Besok aku memakai kaos hijau
***
Tidak biasanya bagi seorang pemuda sepertiku bangun jam 6 pagi di akhir pekan seperti ini. Malah bisa dibilang haram. Namun demi janji bertemu dengannya di depan Jam Gadang jam 9 nanti, aku harus bangkit dari kasur ini. Kemudian menuju ke kamar mandi.
Sekali-sekali, aku harus berpenampilan rapi. Seperti kali ini. Untuk mendapatkan kembali apa yang telah dua tahun kumiliki. Tak akan pernah kurelakan pergi, si Merahku.
Jam dinding di kamarku telah berdentang sebanyak delapan kali, menandakan sudah jam 8 pagi. Masih ada waktu satu jam sebelum pertemuan kami. Dibutuhkan waktu setengah jam dari rumah menuju Kota Bukittinggi, lokasi Jam Gadang berada. Segala hal yang aku butuhkan sudah kusiapkan.
Tepat jam 8.30 aku berangkat dengan motorku. Meski akhir pekan, jalanan ramai lancar. Maka kupastikan tidak akan terlambat menemuinya. Di lampu lalu lintas terakhir sebelum mencapai lokasi Jam Gadang aku berhenti. Menunggu lampu merah berganti hijau.
Dalam waktu 60 detik menunggu lampu hijau itu kurogoh ponsel di kantong celanaku. Kucoba menghubunginya sebelum aku tiba. Namun, kenapa bukan suaranya yang kudengar menjawab telfonku. Melainkan,

"Nomor yang Anda hubungi sedang tidak aktif atau berada di luar service area"

Arghhh, dasar sialan perempuan itu. Jika tidak mau mengembalikan handphoneku bilang saja dari kemarin jangan membuat janji akan mengembalikan tapi handphoneku dibawa pergi! T.T


*Isinya, maksaa, terinspirasi dari kisah nyata :D

5/15/12

Happy Children Raise Happy Nation


“The true measure of a nation’s standing is how well it attends to its children – their health and safety, their material security, their education and socialization, and their sense of being loved, valued, and included in the families and societies into which they are born.” [1]


4/15/12

Melancong Ke Dieng


Suatu hari saya menuliskan dalam twitter bahwa saya ingin melakukan perjalanan tanpa rencana dalam rangka “Hidup Sehidupnya”. Dan misi tersebut terlampaui beberapa hari yang lalu ketika saya ke Dieng.
Berawal dari ajakan tetangga yang ingin pergi ke Dieng, saya yang belum pernah langsung ‘hooh’ saja menanggapi ajakannya. Sama-sama buta tentang Dieng, kami hanya merencanakan akan berangkat Sabtu jam pagi dari Terminal Mangkang, Semarang. Saya pun hanya browsing sedikit mengenai objek wisata yang ada di sana, tapi tidak detil. Saya akan mengunjungi tempat yang bisa saya kunjungi di perjalanan.